Tampilkan postingan dengan label business. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label business. Tampilkan semua postingan

Belanja penuh Diskon bersama Dskon.com


Di masa krisis saat ini kita sebagai konsumen dituntut untuk bisa cerdas dalam membelanjakan uang. Hal ini mengakibatkan keberadaan diskon semakin dicintai dan ditunggu-tunggu oleh setiap konsumen. Nah, berangkat dari permasalahan ini,beberapa website e-commerce Indonesia, seperi dealkeren, disdus, lapar.com menyediakan diskon super besar untuk restoran, salon, travel dan hiburan setiap harinya!! Asik sekali bukan ?

Kita sebagai konsumen tentu menyambut baik akan lahirnya website penyedia online voucher seperti mereka itu, karena tentunya akan terdapat lebih banyak pilihan diskon untuk dinikmati. Namun, masalah pun datang ketika kita ingin membandingkan setiap penawaran diskon yang tersedia, seperti besar diskon, kategori, letak toko dll ( bayangkan jika 1 website group buying saja memiliki 10 penawaran, berapa tab yang harus kita buka ??

Dskon hadir mengatasi semua masalah kalian ! Dskon mengumpulkan dan mengkategori SEMUA promo yang diberikan oleh SEMUA website penyedia kupon diskon online Indonesia ( deal keren, disdus, dll ). Kita tidak perlu lagi repot-repot membuka banyak tab di browser untuk membandingkan setiap penawaran, karena Dskon MENGUMPULKAN penawaran tersebut dalam satu halaman sehingga memudahkan kalian dalam melakukan perbandingan dan memilih diskon yang paling besar !

Jika kalian ingin mencari promo restoran di Jakarta misalnya, cukup memilih restoran sebagai kategori dan Jakarta sebagai kota, maka seketika semua penawaran restoran di Jakarta akan langsung dijabarkan di depan mata kalian. Tidak perlu takut akan melewatkan penawaran terbaik karena di Jerman ini kami memiliki teknologi serius yang dapat mendeteksi setiap penawaran yang ada di Indonesia secara tepat dan cepat.

Dskon merupakan sebuah bagian dari perusahaan yang memiliki basis di Berlin, Jerman. Kami telah meraih kesuksesan di 15 negara lain seperti Meksiko, Turki, Brasil, Spanyol dan Argentina. Melihat potensi pasar Indonesia yang sangat besar, Dskon yakin kalau Indonesia akan menuai kesuksesan yang lebih dari 15 negara yang telah disebutkan tersebut.

Dskon sebagai one-stop-shopping website yang memudahkan kita untuk melihat, mencari dan mendapatkan diskon terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda.

Segera kunjungi www.dskon.com dan dapatkan diskon terbaik !

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Duet McDonalds Dan FourSquare


Salah satu cara mengembangkan usaha adalah dengan penggabungan usaha, baik untuk melakukan produksi maupun untuk menunjang usahanya. Seperti yang dilakukan perusahaan besar Mc. Donalds yang bermitra dengan Foursquere untuk kampanye usahanya dengan media social yang efisiensi .

Media sosial kini mulai banyak digunakan perusahaan sebagai bagian dari kampanye komersial mereka. Banyak yang berhasil, tapi ada juga yang tidak. Contoh perusahaan yang cukup sukses menggandeng media sosial berbasis lokasi adalah McDonalds.

Bermitra dengan Foursquare, perusahaan fast food skala raksasa tersebut terbukti berhasil meningkatkan penjualan mereka. Dalam sehari tercatat pengunjung McDonalds meningkat sebanyak 33 persen secara global.

Dilansir dari Econsultancy, Senin (20/9/2010), McDonalds dilaporkan telah mengubah model kampanye komersial terbaru mereka, dengan memanfaatkan media sosial berbasis lokasi. Pada konferensi internasional bertajuk Mobile Social Communications, perusahaan tersebut menceritakan awal kisah keberhasilan kampanye komersial mereka.

Cerita sukses McDonalds bermula pada bulan April 2010 lalu. Perusahaan bermaskot Ronald McDonalds itu menawarkan 100 buah hadiah spesial yang diundi kepada semua pengunjung, dengan nominal yang cukup murah yaitu USD 5 hingga USD 10 (sekitar Rp 90 ribu). Cara mendapatkannya, pengguna cukup melakukan check-in pada restoran McDonalds bertepatan pada hari FourSquare yang jatuh 16 April 2010.

Dengan mengambil momentum tersebut, pengunjung McDonalds langsung naik 33 persen pada hari itu juga. Tercatat sekitar 600.000 orang telah mem-follow situs-situs media sosial brand besar tersebut setelahnya. Permasalahannya berapa biaya yang dikeluarkan McDonalds untuk menjalankan kampanye tersebut?


McDonalds Cuma Kucurkan Dana Rp 9 Jutaan

Bagi perusahaan skala raksasa seperti McDonalds, kampanye berbasis media sosial seperti ini terbukti sangat efisien. Pasalnya mereka hanya mengeluarkan dana USD 1.000 atau hanya sekitar Rp 9 Jutaan.

Banyak perusahaan lain mungkin belum berpikir seperti McDonalds dalam hal pemanfaatan media sosial di internet. Beberapa dari mereka masih lebih memilih menghabiskan jutaan dollar untuk memasang iklan pada media atau billboard besar di jalan raya.

Walau masih terdapat banyak perdebatan terkait banyaknya pengguna remoter (check-in virtual alias tidak benar-benar berada di lokasi) pada hari tersebut, setidaknya McDonalds tetap mendapat keuntungan dari sisi brand image. Inilah salah satu contoh efisiensi kampanye dengan media sosial.

(Titus/And/dtc)

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ponsel Masa Depan

Kamis, 30 September 2010 08.55 WIB

Dunia teknologi saat ini sudah sangat berkembang pesat, banyak produk-produk canggih yang dihasilkan. Dalam bidang komunikasipun menuntut kemajuan teknologi.

vibizlife.com - Nokia tengah mengembangkan berbagai teknologi ponsel masa depan. Salah satu yang jadi fokus mereka adalah ponsel dengan bodi fleksibel, yang bisa berubah-ubah bentuk.

Seperti dikutip dari Independent, Rabu (29/9/2010), adalah pusat riset dan pengembangan Nokia yang berpusat di Cambridge, Inggris, yang berusaha mewujudkan bermacam konsep ponsel futuristik.

Mereka pun memamerkan teknologi bernama Nanowire Sensing, Stretchable Electronic Skin dan Electrotactile Ex
perience. Proyek Nokia ini dibesut oleh puluhan periset.


Teknologi Nanowire Sensing memiliki beberapa kegunaan. Di antaranya pengguna ponsel bisa mengamati situasi lingkungan sekitar, seperti seberapa tinggi tingkat polusi udara.

"Tim ini mengembangkan semacam hidung tiruan. Dengen meletakkan kabel nano di atas chip, perangkat ini dapat merasakan adanya perbedaan substansi di sekitar," demikian penjelasan Nokia.

Sedangkan teknologi Stretchable Electronic Skin digunakan untuk membuat ponsel dapat berubah bentuk, sebuah konsep yang dulu diperkenalkan dalam ponsel Nokia Morph. Nokia memamerkan semacam kulit elektronik yang lentur untuk bodi ponsel.

"Kemungkinan ini sepertinya sukar dipercaya, tapi sebuah teknologi semacam ini bisa digunakan untuk membuat perangkat menjadi unik dan bahkan memungkinkan teknologi turut menjadi busana kita," lanjut Nokia.

Sedangkan teknologi Electrotactile Experience dijanjikan membuat sistem layar sentuh bekerja lebih canggih. Berbagai teknologi tersebut masih dalam tahap awal pengembangan. Sepertinya masih butuh waktu lama bagi konsumen untuk dapat mencobanya.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Awas! Iming-Iming Diskon Jadi Modus Barang Abal-abal

Rabu, 19/05/2010 13:21 WIB

Suhendra - detikFinance

Jakarta - Seringkali masyarakat ditawarkan oleh iming-iming diskon terhadap produk-produk segmen atas. Padahal strategi diskon selain sebagai strategi promosi yang lazim, namun sering juga dimanfaatkan oleh pelaku usaha penjual barang palsu untuk mengelabui konsumen segmen atas.

"Mereka juga pakai modus memberikan harga yang sama, tapi ada diskon misalnya 20%. Padahal dari kebijakan kita tak ada diskon," kata Ketua Komunikasi dan Diseminasi Informasi Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) Ricky M Safir dalam acara jumpa pers, Jakarta, Rabu (19/5/2010).

Ricky yang juga mewakili produsen kacamata merek Oakley mengakui saat ini harga produk kacamata Oakley asli berkisar Rp 1,5-2 juta. Namun ada saja modus menjual produk Oakley palsu dengan harga yang sama namun ada iming-iming diskon, sedangkan Oakley tak ada kebijakan memberikan diskon.

"Justru kalau dijual sangat murah misalnya Rp 200.000 orang malah curiga," kata Ketua Umum MIAP Widyaretna Buenastuti.

Widyaretna mengatakan saat ini telah banyak dilakukan tindakan-tindakan hukum yang dilakukan olah pelaku industri terhadap pelaku pemalsuan barang termasuk importir. Namun sayangnya kata dia, semuanya berakhir dengan proses yang tidak tuntas.

"Maka kita mendesak perlu ada kesinambungan dalam penegakan hukum. Sehingga para pemalsu, berpikir 10 kali, ini juga untuk mencari efek jeranya," ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Hukum dan Hubungan Pemerintahan MIAP Ibrahim Senen menambahkan selama ini produk-produk palsu umumnya banyak berasal dari China sebagai produk impor. Namun ada juga produk produk palsu yang dibuat di dalam negeri.

"Saya pikir tergantung pada industrinya, sebagian besar didominasi oleh China," katanya.
Ia mencontohkan untuk produk garmen umumnya dipalsukan dari pelaku lokal, sementara itu produk-produk mewah (luxery goods) seperti tas, ikat pinggang, dompet bermerek umumnya berasal dari impor. Sementara untuk produk shampoo dilakukan oleh pelaku pemalsu lokal, karena jika diimpor akan lebih mahal harganya.

"Produk yang dipalsu umumnya barang yang laku, distribusinya mudah dan profitnya tinggi. Bisnis pemalsuan itu berapa yang dikejar berapa keuntungan yang diperoleh," katanya.

Berdasarkan hasil studi LPEM UI tahun 2010 menunjukan dampak pemalsuan (counterfeiting) terhadap 12 sektor industri mencapai Rp 37 triliun berdasarkan data tahun 2005. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan hasil dampak pemalsuan 3 tahun sebelumnya (2002) yang hanya mencapai Rp 4,4 triliun atau naik 9 kali lipat.

Sebanyak 12 sektor itu antara lain obat-obatan, minum-minuman non alkohol, pestisida, kulit, rokok, sepatu dan alas kaki, kosmetik, pelumas mesin kendaraan, pompa air, lampu, suku cadang mobil, peralatan kantor, dan elektronik.

Selain itu dari praktek pemalsuan juga telah berdampak pada potensi kehilangan penerimaan negara dari sektor pajak adalah sebesar Rp 202,2 miliar dan pengurangan tenaga kerja sebanyak 124.000 orang.

Ulasan:

Sa;ah satu cara program promosi dalam penjualan barang adalah dengan cara diskon,padahal strategi diskon selain sebagai strategi promosi yang lazim, tetapi sering juga dimanfaatkan oleh pelaku usaha penjual barang palsu untuk mengelabui konsumen segmen atas. Mereka juga pakai modus memberikan harga yang sama, tapi ada diskon misalnya 20%. Padahal dari kebijakan kita tak ada diskon. Widyaretna mengatakan saat ini telah banyak dilakukan tindakan-tindakan hukum yang dilakukan olah pelaku industri terhadap pelaku pemalsuan barang termasuk importir. Namun sayangnya kata dia, semuanya berakhir dengan proses yang tidak tuntas. Produk yang dipalsukan umumnya barang yang laku, distribusinya murah dam profitnya besar. Selain itu praktek pemalsuan juga berdampak pada potensi kehilangan penerimaan negara dari sektor pajak adalah sebesar dan pengurangan tenaga kerja.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Negara-negara dengan Ekspektasi Profit Paling Besar di Sektor Bisnis


(Vibiznews - Business) -. Situs bisnis terkemuka, BusinessWeek pada (26/2) merilis hasil survey terhadap 20 negara yang memiliki nilai keuntungan terbesar dalam berbisnis. Ke semua negara tersebut tercatat telah berhasil memberikan kondisi yang positif guna menununjang pemulihan ekonomi baik kawasan maupun global.

Negara Paling Profit, Vietnam

Posisi pertama sebagai negara paling menguntungkan dari segi bisnis ditempati oleh Vietnam. Posisi yang ditempati oleh Vietnam ini cukup mengejutkan bagi banyak pihak mengingat posisi negara tersebut masih belum begitu "populer" dari segi bisnis dibanding negara-negara raksasa Asia lainnya seperti India dan China. Tingkata kepercayaan keuntungan yang dihasilkan jika berbisnis di Vietnam mencapai 91%, dengan kepercayaan adanya peningkatan pendapatan mencapai 95% dan adanya peningkatan penambahan tenaga kerja sebanyak 64%.

Salah satu kunci sukses Vietnam dam menciptakan sebuah iklim bisnis yang baik ialah relatif murahnya tenaga kerja dan juga kondisi ekonomi yang relatif stabil ditambah oleh kondisi keamanan yang membuat para investor dan perusahaan-perusahaan besar dunia berusaha berinvestasi di negara ini, yang salah satunya ialah Intel Corp. sedangkan diurutan kedua ditempati oleh salah satu raksasa Asia yaitu India, posisi India sebagai negara dengan tingkat ekspektasi peningkatan profit yang tinggi merupakan suatu hal yang wajar.

Bersama dengan China, India telah membuktikan bahwa dengan kapasitas jumlah konsumen dalam negeri dapat menjadi sebuah posisi yang sangat menguntungkan bagi para produsen dan para investor luar negeri yang beberapa diantaranya ialah Ford Motor dan Volkswagen. Menurut BusinessWeek, tingkat keyakinan peningkatan profit bagi sektor bisnis di India mencapai 72% dengan prediksi penambahan tenaga kerja diperkirakan akan naik sebesar 56%.

Masih di wilayah Asia Tenggara, Filipina berhasil menempati posisi ketiga dengan tingkat percayaan peningkatan profit bisnis senilai 69% dan prediksi penambahan jumlah tenaga kerja senilai 49%. Iklim bisnis yang dimiliki oleh Filipina sebetuknya hampir mirip dengan apa yang terjadi Vietnam. Dengan beberapa perusahaan dunia yang telah menjadi investor di negara tersebut diantara ialah HSBC, Deutsche Bank, JPMorgan Chase dan Dell.

Asia Tenggara Masih Mendominasi, AS Terlempar

Negara-negara dikawasa Asia Tenggara rupanya mendominasi daftar negara paling berpontesi menghasilkan profit di sektor bisnis. Setelah sebelum Vietnam dan Filipina menempati posisi pertama dan ketiga, dua negara lainnya yaitu Malaysia dan Singapura di urutan masing 11 dan 13. Malaysia menurut BusinessWeek menghasilkan ekspektasi peningkatan profit sebesar 54% dan Singapura sebesar 57%. Prestasi yang diperoleh Malaysia diperkirakan akibat kinerja pemerintah yang bekerja keras paska mengalami tekanan dari imbas krisis ekonomi sehingga menurunkan performa ekonomi negaranya. Dengan mengandalkan produk-produk utama seperti kelapa sawit dan sektor kesehatan, Malaysia cukup dapat bersaing dengan negara-negara lainnya. Sedangkan Singapura sepertinya tidak mengherankan lagi sebagai negara yang paling memiliki posisi sentral dalam perekonomian di wilayah Asia Tenggara.

Sedangkan negara adidaya seperti AS justru berada pada posisi ke 16 didalam suevry BusinessWeek ini. Imbas krisis ekonomi yang disebabkan oleh krisis kredit finansial rupanya masih memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian dalam negeri. Ekspektasi peningkatan profit bisnis AS hanya sebesar 50% dan ekspektasi penambahan tenaga kerja hanya mencapai 25% mengingat masih tingginya tingkat pengangguran.

Jika kita melihat prestasi-prestasi yang diperoleh negara-negara diatas, lalu dimana letak posisi Indonesia ? sayangnya negara kita tidak masuk ke dalam rilis survey tersebut. Rupanya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk dapat menciptakan iklim bisnis yang baik.

Ulasan :

Seiring dengan adanya gelombang pemulihan yang sedang terjadi di hampir seluruh dunia paska hantaman krisis ekonomi global yang terjadi sejak 2008, banyak negara mulai membenahi segala jenis sektor ekonominya agar dapat memberikan nilai tambah terutama bagi dunia bisnis.

Posisi pertama sebagai negara paling menguntungkan dari segi bisnis ditempati oleh Vietnam. Posisi yang ditempati oleh Vietnam ini cukup mengejutkan bagi banyak pihak mengingat posisi negara tersebut masih belum begitu "populer" dari segi bisnis dibanding negara-negara raksasa Asia lainnya seperti India dan China. Salah satu kunci sukses Vietnam dalam menciptakan sebuah iklim bisnis yang baik ialah relatif murahnya tenaga kerja dan juga kondisi ekonomi yang relatif stabil ditambah oleh kondisi keamanan yang membuat para investor dan perusahaan-perusahaan besar dunia berusaha berinvestasi di negara ini, yang salah satunya ialah Intel Corp.

Sedangkan diurutan kedua ditempati oleh salah satu raksasa Asia yaitu India. Filipina berhasil menempati posisi ketiga. Sedangkan negara adidaya seperti AS justru berada pada posisi ke 16, imbas krisis ekonomi yang disebabkan oleh krisis kredit finansial rupanya masih memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian dalam negeri. Dan sayangnya negara kita tidak masuk ke dalam rilis survey tersebut. Masih banyak hal yang perlu dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk dapat menciptakan iklim bisnis yang baik.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lima Perusahaan Paling Transparan dan "Bersih" Sedunia


(Vibiznews - Business) - Forbes akhirnya berhasil merangkum 5 perusahaan yang dinilai "bersih" dari hal-hal yang bersofat penyelewengan. Keseluruh perusahaan tersebut sebelumnya telah secara rutin 3 bulan sekali diaudit oleh pemerintah yang merupakan prosedur bagi bagi dunia bisnis di AS. Dan dari hasil audit tersebut itulah dijadikan sumber survey Forbes. Urutan perusahaan nantinya akan berdasarkan dari nilai AGR (Accounting and Governance Risk).

Bed Bath & Beyond, Perusahaan Paling Bersih

Di urutan pertama sebagai perusahaan paling bersih ditempati oleh perusahaan ritel yang menjual barang-barang kebutuhan rumah tangga, Bed Bath & Beyond. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1971 ini telah berkembang dan menjelma sebagai perusahaan ritel yang menyediakan kebutuhan baik berupa peralatan maupun jasa konsultasi yang berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga. Menurut Forbes, penilaian tingkat "kebersihan" Bed Bath & Beyond sebesar 95. Pada tahun lalu, perusahaan ini tercatat memperoleh pendapatan bersih senilai 425 juta dollar, dengan total aset seluruhnya mencapai 4,27 miliar dollar.

Sedangkan di posisi kedua ditempati oleh mantan jawara tahun lalu sebagai perusahaan "terbersih". Perusahaan ini ialah Enbrigde Energy Partners yang memiliki lingkup bisnis berupa penyedia jasa penyaluran minyak mentah dan gas. Perusahaan yang berbisnis hanya di wilayah AS, Kanada dan Amerika Latin ini terus menunjukan sebuah prestasi yang baik seperti berhasilnya membuka ladang minyak baru di beberapa wilayah Kanada dan Amerika Latin.

Bahkan pada tahun 2008 lalu perusahaan ini menjadi favorit sebagai perusahaan yang mengutamakan kepentingan karyawan oleh media massa bisnis di Kanada. Berdasarkan survey Forbes, nilai perusahaan ini sebesar 95. Dari segi transparansi, perusahaan ini dinilai sebagai perusahaan dengan nilai terbaik jika menilik hasil audit dari proyek-proyek yang dijalankan.

Setelah Enbrigde diikuti oleh perusahaan sejenis yang bernama Hess Corporation. Perusahaan yang berdiri di tahun 1919 ini secara cakupan bisnis lebih besar dibandingkan dengan Enbrigde. Hess telah berkontribusi dalam pembangunan kilang-kilang minyak di beberapa negara di AS, Eropa maupun Amerikan Latin. Selain bertindak sebagai kontraktor dalam pembangunan kilang-kilang minyak dan juga jalur distribusi. Hess juga memeliki bisnis dalam pembanguna tempat pengisian bahan bakar yang menyebar di wilayah AS. Perusahaan ini memiliki tingkat transparansi senilai 94.

Perusahaan konstruksi di sektor industri berat rupanya masih mendominasi dengan menempatkan Jacobs Engineering Group yang berada di posisi keempat. Perusahaan yang memiliki pekerja sebesar 57 ribu orang ini memiliki tingkat transparansi sebesar 93. Sedangkan di urutan kelima ditempat oleh perusahaan yang bergerak dibidang energi, Ameren. Perusahaan yang telah berumur lebih dari seabad ini telah memberikan sumbangsih bagi AS di bidang pembangunan pembangkit energi listrik berikut pula dengan distribusinya. Tingkat transparansi yang dimilikinya sebesar 92.

Ulasan :

Bagi sebuah perusahaan besar, kebijakan bisnis yang transparan yang sesuai dengan aturan yang berlaku sangatlah penting. Bukan hanya dapat menyingkirkan penyelewengan seperti korupsi dan penyalahgunaan wewenang, tapi juga dapat membangkitkan sikap percaya bagi konsumen dan masyarakat luas. Hal tersebutlah yang mendorong salah satu situs bisnis terkemuka, Forbes untuk melakukan survey beberapa perusahaan besar yang dinilai transparan dan dapat dipercaya.
Di urutan pertama sebagai perusahaan paling bersih ditempati oleh perusahaan ritel yang menjual barang-barang kebutuhan rumah tangga, Bed Bath & Beyond. Di posisi kedua ditempati oleh mantan jawara tahun lalu sebagai perusahaan "terbersih". Perusahaan ini ialah Enbrigde Energy Partners yang memiliki lingkup bisnis berupa penyedia jasa penyaluran minyak mentah dan gas. Setelah Enbrigde diikuti oleh perusahaan sejenis yang bernama Hess Corporation. Perusahaan konstruksi di sektor industri berat rupanya masih mendominasi dengan menempatkan Jacobs Engineering Group yang berada di posisi keempat. di urutan kelima ditempat oleh perusahaan yang bergerak dibidang energi, Ameren.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS